over 2 years ago

Sebuah perusahaan besar tidak serta merta mendapat jaminan masa depan yang cerah. Lihat saja Blackberry, mereka mulai membidik pasar software. Ini akibat kekalahannya bertubi-tubi dalam dunia handset oleh para pesaingnya.

Perlahan-lahan namun tentu, pesona BlackBerry sudah tergerus oleh rivalnya di pasar smartphone, seperti Apple serta Samsung. Meski tidak lagi berjaya di usaha hardware, BlackBerry diperkirakan berpeluang jadi perusahaan software yang untungkan.

Ditulis Phone Arena, analis TD Securities Daniel Chan yakini kalau perjuangan BlackBerry sebagai manufaktur hardware sudah habis.

Tidak ada informasi apakah Blackberry akan membidik pasar jewellery accounting software di seluruh dunia. Bisa dibayangkan, andai mereka melakukannya, pasti akan menjadi rival berat para pengembang software yang sudah berada di pasar tersebut.

Ditambah lagi, perusahaan juga tidak berhasil menginformasikan handset Android murah besutannya di arena Mobile World Congress (MWC) pada bln. lantas.

Kegagalan itu, kata Chan, memberi tanda kalau BlackBerry mulai menarik diri dari usaha hardware. Ditambah tak ada berita lagi dari BlackBerry tentang product paling baru mulai sejak Chief Executive Officer (CEO) John Chen, yang Januari lantas menyampaikan bakal ada piranti Android pada akhir th. ini.

Tidak cuma dari segi hardware, support pada BlackBerry juga mulai menyusut pasca-Facebook mencabut aplikasinya dari BlackBerry 10 serta disusul WhatsApp pada th. ini.

Lihat sebagian momen yang berlangsung, Chan meyakini bila BlackBerry bisa betul-betul terlepas dari industri hardware, jadi ada kesempatan besar jadi perusahaan software untungkan. Perusahaan asal Kanada itu diperkirakan bisa mengantongi pendapatan sebesar US$ 1,4 miliar dengan margin keuntungan 33%.

Diluar itu, kata Chen, BlackBerry dapat menghemat biaya Research and Development (R&D) sebesar 50%.

"Dengan melepas hardware, BlackBerry dapat ada ditempat yang tambah baik daripada sekarang ini," katanya.

Seperti sekumpulan mahasiswa UMY yang baru membuat software Lazis.id, hasil buah tangan mereka sangat membantu banyak orang. Inovasi teknologi seperti inilah yang sebenarnya kita tunggu-tunggu.

← Produsen Nissan X-Trail Dalam Setahun Mobil Xenia Kecelakaan, Waspadalah Berkendara →